Tidak terasa sudah 4 hari kita melaksanakan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan tahun ini. Dalam melaksanakan Ibadah Puasa, kita mengenal istilah yang sudah umum yaitu “Ngabuburit”. Kali ini aku ingin menceritakan, sekian puluh tahun yang lalu, apa yang aku kerjakan ketika melaksanakan acara Ngabuburit dalam melaksanakan Ibadah Puasa ini.

Istilah ngabuburit adalah istilah yang umum digunakan oleh masyarakat di Jawa Barat dalam mengisi waktu menjelang senja hari (waktu magrib) dimana waktu nya untuk berbuka puasa. Nah ketika aku masih duduk di Sekolah Rakyat (SD sekarang) aku sudah mulai menjalankan puasa. Kalau dulu ada istilah “puasa ayakan” untuk para “pembelajar” yang mulai puasa, ikut sahur seusai waktunya tetapi waktunya berbuka di jam 12 siang. Kemudian secara bertahap ikut berpuasa seperti yang lainnya berbuka puasa pada saat Bedug magrib tiba.

Saat aku masih kecil, kebetulan aku tinggal di Kompleks Perumahan di Bandung Barat , saat itu sekitar rumah ku masih banyak sawah (sekarang sudah sulit mencari sawah di bandung) sehingga acara ngabuburit bisa dilakukan dengan mencari belut di pematang sawah (kalau istilah kami dulu “galengan”). Mencari belut bisa kami lakukan beramai-ramai atau sendiri-sendiri yang jelas kalau berbuka puasa bisa dipastikan ada lauknya “Belut Goreng” hasil tangkapan sendiri yang umumnya dimakan sendiri juga karena saudara-saudaraku tidak menyukai belut (mungkin karena “geli” ketika belut masih hidup). Atau bila bertepatan dengan musim hujan, dan sawah sehabis di panen, biasanya kita mengikuti para “Pengangon Itik” yang menggiring itiknya dari satu sawah ke sawah lainnya. Kalau sedang dapat rejeki, disini kita bisa menemukan telur itik yang tercecer, maklum kalau sedang digiring kesana kesini ada itik yang suka bertelur dimana saja dia mau. Juga bila sedang musim membajak sawah kita bisa ikut “menumpang” alat pembajak-nya pak tani, atau kalau kerbaunya sedang santai kita bisa menaiki kerbaunya yang mencari makan di tengah sawah.

Bila jenuh dengan sawah, biasanya aku dengan teman-temanku bermain di pinggir rel Kerata Api dan biasanya berkumpul di sekitar Stasiun (Halte) Andir yang dekat dengan kompleks perumahan dimana kami tinggal. Biasanya kami hanya melihat kereta api liwat saja, seperti kereta api ekspress Bandung-Jakarta yang saat itu masih ditarik lokomotif uap seri D-52. Tapi terkadang kami pun ngabuburit dengan naik kereta api langsam (kereta api yang berhenti disemua stasiun dan halte) sampai ke stasiun Padalarang dan kembali lagi ke stasiun Andir. Atau kadang-kadang sambil berjalan kaki menyusuri rel kereta api menuju stasiun Bandung.

Aktivitas lainnya menjelang berbuka puasa, adalah “perang lodong” atau main meriam-meriaman dengan menggunakan bambu yang diisi dengan karbit yang sudah dicampur dengan air yang bila dinyalakan dengan api akan menimbulkan suara ledakan yang keras. Aku biasanya hanya melihat saja karena untuk beli karbitnya saja (saat itu) harganya cukup mahal. Mungkin permainan ini di beberapa daerah masih ada sampai sekarang tetapi kalau aku kembali ke Bandung sudah jarang mendengar suara “ledakan-ledakan” akibat “perang lodong”. (mungkin juga termasuk yang “dilarang” oleh yang berwewenang seperti larangan membunyikan petasan dan sejenisnya)

Demikianlah sekelumit cerita “Ngabuburit” dimasa lalu yang masih ada dalam ingatanku, walaupun masih banyak yang aku lakukan pada saat ngabuburit di bulan puasa !



16 Responses to “Ngabuburit, Di Masa Lalu !”

  1.   dhie Says:

    “perang lodong” : hiks…hiks…hiks… jadi pengen main perang lodong lagi….
    =========================================
    He he he ngalamin juga perang lodong kang ???

  2.   Lyla Says:

    perang lodong itu apanya??? apa sejenis mainan petasan dari bambu yang suaranya mirip bom itu ya Aki???
    ==========================================
    Betul sekali mbak ! Biasanya ada nya khan hanya selama ramadhan saja !

  3.   ceritasenja Says:

    wuiiih, senangnya pasti deh maen2 disawah. aki ini ternyata kayak si bolang ya…:)
    =========================================
    main disawah nyari belut, main dikali nyari ikan, kenangan manis masa lalu !

  4.   kapanpun Says:

    ngabuburit menurut KAPANPUN yakni istilah dari Bahasa Sunda yang umum dipakai pada saat menjelang berbuka puasa. Sambil menunggu waktu berbuka biasanya kita melakukan serangkaian kegiatan agar tak terasa puasanya :) dan pasti nya harus kegiatan yang bermanfaat
    =========================================
    Betul sekali komen anda !

  5.   fajar Says:

    ngabuburit jaman sekarang = Blogwalking… huehueheuheue
    ==========================================
    betul sekali he he he

  6.   ipanks Says:

    pengalaman main lodong dulu sih smp menyebabkan rambut adek saya kriting dikit abis kena api dari karbit itu hihihi maap y dek
    ==========================================
    He he he punya pengalaman juga dengan lodong rupanya …. !.

  7.   zfly Says:

    hemmm… kalo didaerahku mungkin “perang lodong” itu disebut main “lagum”.
    sama, pake bambu, dilubangi kecil di batang bambu, isi karbit, lalu disulut. And then… duerrrr… hehe :D
    ==========================================
    Seperti kata pepatah Bang, “Lain Padang Lain Belalang” alatnya sih itu itu juga tapi namanya bisa lain-lain he he he

  8.   Nenad Mohamed Says:

    Apa istilah ‘ngabuburit’ ini sudah di ‘nasionalisasi’,Ki?soalnya,konon didaerah yang non jawa barat pun,istilah ‘nunggu buka puasa’ sambil nongkrong-nongkrong,atau ngerjain sesuatu sambil menunggu beduk magrib pun istilahnya sama yaitu ‘ngabuburit’..O ya kata temenku, konon istilah ‘ngabuburit’ ini berasal dari perpaduan 2 bahasa yaitu bahasa sunda dan bahasa orang-orang disumatra,yaitu ‘ngabubur burit’..he..he…just heureuy!!!
    ==========================================
    Kalau ngabubur beurit mah itu bahasa heureuy nya ngabuburit ! he he he

  9.   tonosaur Says:

    hehehe.. nampaknya asik ..
    sekarang udah jarang anak2 ngabuburit dengan cara tradisional.. hmmm..
    =========================================
    Suasana lingkungan yang sudah lain maka menciptakan suasana ngabuburit yang lain juga mas !

  10.   edisamsuri Says:

    Sepertinay istilah ini sudah mendarah daging di seluruh pelosok neberi tidak terkecuali di bukan daerah sinda. Bicara tenatng ngabuburit di amsa kecil… dulu sebelum buka pasti maen maina tradisitional, kelereng, gangsing, petak umpet sekarang…ngeblog he eh eh
    =========================================
    Justru itu pak guru, kemana tuh permainan yang dulu pernah kita mainkan koq sudah “punah” sekarang ?? Apa lebih mudah Ngeblog kali ya daripada main gasing atau main kelereng ??

  11.   kang boim Says:

    kl sdh sore memang enaknya ngabuburit…..,,,sambil santai….menunggu waktu berbuka….waroeng kopi mau ngucapin met menjalankan ibadah puasa…smoga bulan ramadhan membawa berkah bagi kita semua…..:D
    ===========================================
    Makasih Kang , Kopinya ntar ajha kalau abis buka puasa ya ………

  12.   indo Says:

    Wah kayaknya menarik sekali nih Aqi…disini ga ada sawah sih :)
    ==========================================
    Lha dari Holland adanya keju, jadi susah nyari sawah disana he he he

  13.   abang Says:

    Wah indah benar ya Ki dulu … kalo saya dulu di Kalimantan ngabuburitnya menjala ikan di sungai pake perahu …maklum anak serbu pulau Ki …he3
    ==========================================
    Tergantung kondisi sekitar Bang, saat ini kalau sekitar kita masih sawah Aki yakin anak2 kita akan lari juga kesawah ngabuburitnya he he he

  14.   Mama Shasa Says:

    Ki.. seru banget ya ngabuburit jaman bahelanya.. kl skrg ngabuburitnya gmna Ki..?

  15.   tiafri Says:

    di daerah aquw bukan ituw namanya tapi beleduran coz namanya diambil dari suaranya/././/
    ==========================================
    Tiap daerah memang pasti gak sama sebutannya, coba saja anda bawa ayam jantan yang sama keliling Indonesia, nanti tiap daerah juga akan mengatakan kokok ayam nya pun akan berbeda dengan yang biasa anda dengar !

  16.   hadung Says:

    hello good day
    =========================================
    thank’s and good day too !

Leave a Reply